FILOSOFI
OF STARLIGHT CINEMA STUDIO
Pada awalnya nama ph ini terbentuk
saat saya masih dalam study di lembaga pendidikan Bahasa Inggris yang dipadu
dengan sinematografi. Berkaitan dengan sinematografi semua mahasiswa terlibat
dalam pembuatan film,video klip dan video-video lainnya, termasuk ”How to make a video advertising”.
Pertamakali saya terlibat dalam penggarapan video klip disalah satu ph yang
terbentuk oleh teman-teman kuliah, disitu saya banyak belajar bagaimana proses
shooting, terjun langsung dilapangan bersama teman-teman kuliah dimana semua
kru laki-laki dan perempuan hanya dua orang serta ditambah satu orang perempuan
sebagai telent pembuatan video klip. Dan yang kedua saya sedikit terlibat pada
penggarapan film bergenre fiksi comedi, saya dapat job desc sebagai kameramen.
Kemampuan saya mengoperasikan camera masih terbatas dan masih perlu banyak
latihan. Kru yang lain juga gak berkenan klo saya banyak nanya, disitu
kemampuan saya diragukan oleh mereka. Sebagai kru atau member team saya berhak
dong untuk mendapat file mentah pembuatan video film, saat tugas editing dosen
memberi tugas untuk mengedit menjadi sebuah film masing-masing mahasiswa
sebagai tugas ujian akhir semester. Waktu sudah semakin mepet, tapi saya minta
filenya tidak diberi dan dosen sinematografi waktu itu memberi saya tugas untuk
membuat be hind the scene, lalu saya mengeshoot beberapa video untuk pembuatan
be hind the scene dengan sebagian kru, karena sebagian kru tidak ikut, entah
sengaja atau bagaimana. Saya merasa jika saya memang tidak dibutuhkan dalam
pengerjaan project pembuatan film ini, jadi saat shoot videa bagian saya
menjadi moment untuk berpamitan kepada semua teman-teman kru. Untuk project
selanjutnya dosen sinematografi memberikan tugas lagi pembuatan video
documenter yang bertemakan apa saja yang berkaitan dengan kota Yogyakarta. Lalu
saya punya ide untuk membuat video documenter tentang kepahlawanan yang ada di
Yogyakarta dan saya beri judul “The
Heroes and History of Yogyakarta” dengan nama ph Starlight Production.
Saya merasa tertantang untuk mengerjakan project ini sendiri, dari proses
shooting video sampai proses editing saya kerjakan sendiri dengan sedikit
bantuan sahabat saya yang sudah capable editing video, terutama dalam proses
rendering saat itu saya belum begitu faham. Dari situlah awalnya saya
tertantang untuk membuat project sendiri dan membuat nama ph sendiri. Tugas
sudah selesai saya kerjakan sendiri dan sudah saya berning ke dalam bentuk DVD
dan saya kumpulkan tepat pada waktunya. Semua temanku dari kru ph sebelumnya
belum selesai mengerjakan project. Saya mengerjakan project sendiri dari proses
shooting dan proses editing, ya saya tidak maulah kalau project saya mau
dijadikan project kelompok. Akhirnya mereka menyelesaikan project mereka
masing-masing. Dan saya sudah tidak mau tergabung lagi dalam pengerjaan project
selanjutnya bersama mereka. Saya marah besar, saya merasa tidak dianggap dalam
pengerjaan project cenderung tidak terbuka hanya kepada saya, ya jelas saya
sangat tersinggung merasa dianak tirikan. Tapi akhirnya menjadikan saya sukses
dalam kemandirian, untuk project selanjutnya untuk pengerjaan tugas akhir
kuliah saya membuat film documenter tentang suatu lembaga pendidikan AL-Qur’an
yang ada di Yogyakarta. Semua proses saya kerjakan sendiri, mulai dari proses
Pre-Production, Production sampai proses akhir Post-Production yang meliputi
proses editing. Finansial pembuatan project saya tanggung sendiri. Tapi untuk
project ini saya mengganti nama ph saya dengan nama “Starlight Cinema”, karena
saya googling di internet ternyata nama ph tersebut ada diluar negeri, di
Amerika. Saya tidak mau ada masalah atau suatu saat diklaim oleh pemilik nama
ph tersebut, maka saya menggantinya dengan nama Starlight Cinema sesuai dengan
jurusan kuliah saya. Dalam pengerjaan project saya masih berani mengcover lagu
orang, terutama lagu-lagu dari Maher Zain, kebetulan saya sangat ngefans dengan
lagu-lagu Maher Zain yang religi muslim dan kebetulan sangat cocok dengan
karakter saya, sambil berkarya sekalian menyebarkan dan mengembangkan dakwah
Islam kepada dunia International, maka saya menggunakan bahasa Inggris dalam
pengerjaan project ini karena memang dituntut menggunakan bahasa Inggris sesuai
jurusan kuliah, terutama pada penggunaan subtitle. Untuk tugas-tugas lainnya
saya juga mengcover beberapa video orang untuk latihan penggunaan subtitle
bahasa Inggris sebagai tugas kuliah, ada video klip Fatin Sidqia Lubis yang
saya tambahkan subtitle bilingual, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia,
selanjutnya saya juga menambahkan subtitle bahasa Inggris pada video
advertising salah satu kedai makanan yang terkenal di Bandung yaitu “Martabak
Mertua” sebagai tugas interpreting. Selanjutnya tugas interpreting memberi
tugas lagi tentang prosedur registrasi, kebetulan saya salah satu member
Paytren milik ustad Yusuf Mansur, lalu saya minta izin ke sponsor saya yang
membimbing di Paytren untuk menggunakan semua foto-foto promosi Paytren untuk
saya gunakan pembuatan video tugas kuliah dan beliau mengizinkannya. Lalu saya
buat video ke tahap editing dengan menambahkan dubbing suara saya dengan
narrative berbahasa Inggris yang saya tulis sendiri ke dalam video, jadilah
sebuah video advertising Paytren dan bisa saya kumpulkan sebagai tugas akhir
semester interpreting. Dalam pengerjaan video-video sebagai tugas kuliah, saya
masih berani mengcover lagu-lagu orang lain karena memang hanya untuk latihan
dan sebagai tugas kampus yang belum menghasilkan financial, dengan kata lain
belum saya comercialkan. Tapi untuk
project selanjutnya jika membuat video klip atau advertising tidak berani lagi
menggunakan lagu orang lain, jika untuk di comercialkan, kalau pun harus
menggunakan lagu orang lain, saya harus melalui prosedur yang benar, yaitu
harus menghubungi si empunya lagu untuk minta izin penggunaan berkaitan dengan
royalti, kalau tidak nanti saya bisa dituntut, saya tidak mau dong. Saya ingin
berkarya dengan kejujuran dan sportif.
Dalam kesempatan ini saya akan
memposting semua video hasil latihan saya selama study sebagai perkenalan dan jika siapapun ingin
dibuatkan video advertising untuk mengiklankan produk usahanya, Insya Alloh
saya siap mengerjakannya dengan kemampuan dan skill yang saya miliki sebagai
aktualisasi diri menerapkan ilmu yang didapat dari hasil study. Dalam project
selanjutnya saya mengubah nama ph saya dengan “Starlight Cinema Studio”, yang nantinya saya berharap akan
memiliki studio sendiri denganperalatan shooting dan editing milik sendiri.
Insya Alloh tak ada yang tak mungkin jika kita serius menjalani usaha. “Man
jadda wajada”, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Jazakumullah
khoiron katsiron.
“Starlight
Cinema Studio” Marwahqurotaayun.M,